Lamongan, 10 Februari 2024, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda) Lamongan menyelenggarakan Pentas Seni Pertunjukan di Gedung Pascasarjana. Kegiatan ini menjadi ajang tahunan yang ditunggu mahasiswa, karena selain menampilkan bakat dan kreativitas, juga menjadi bagian dari pembelajaran apresiasi sastra dan seni pertunjukan.
Berbagai penampilan ditampilkan oleh mahasiswa, mulai dari musikalisasi puisi, drama, monolog, tari kreasi, hingga pembacaan karya sastra. Setiap kelas menghadirkan konsep pertunjukan yang unik, dengan mengangkat tema-tema sosial, budaya, religiusitas, hingga refleksi kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka dengan sambutan dari dosen PBSI yang menekankan pentingnya seni pertunjukan sebagai media pengembangan diri mahasiswa. “Pentas seni bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran untuk melatih keberanian tampil, kerjasama tim, dan kemampuan menyampaikan pesan melalui seni,” ungkap salah satu dosen.
Selain menampilkan pertunjukan, acara ini juga diisi dengan sesi refleksi dan apresiasi, di mana mahasiswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman mereka selama proses latihan hingga pementasan. Hal ini menambah nilai edukatif dari kegiatan, karena mahasiswa tidak hanya tampil, tetapi juga belajar mengevaluasi dan mengapresiasi karya seni.
Suasana di Gedung Pascasarjana berlangsung meriah dan hangat. Setiap penampilan mendapatkan tepuk tangan riuh dari penonton yang terdiri atas mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika Unisda. Antusiasme ini menunjukkan bahwa pentas seni telah menjadi bagian penting dari tradisi akademik PBSI.
Melalui kegiatan ini, PBSI Unisda berharap mahasiswa semakin mencintai seni dan sastra, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi, kreativitas, serta kepekaan sosial yang akan bermanfaat dalam kehidupan akademik maupun bermasyarakat.