Evaluasi Capaian Kinerja PS
- pelaksanaan evaluasi capaian kinerja PS: waktu pelaksanaan, mekanisme, dan pihak- pihak yang terlibat;
- Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan evaluasi capaian kinerja PS Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dilaksanakan setiap akhir semester dan satu tahun sekali di pertengahan liburan semester genap. Evaluasi tiap semester dilakukan untuk memastikan kinerja PS selama satu semester dengan perhatian pada kegiatan Tridharma. Evaluasi semester ini hanya melibatkan internal lembaga, yakni pimpinan UPPS, kaprodi, dosen, dan perwakilan mahasiswa. Evaluasi setiap setahun sekali dilakukan untuk memastikan kinerja PS PBSI telah berjalan sesuai atau belum dengan Renstra dan Roadmap yang ditetapkan.
- Mekanisme
Mekanisme pelaksanaan evaluasi dimulai dengan menetapkan pelaksanaan evaluasi kinerja PS. Setelah itu, menugaskan kaprodi untuk mengundang dosen, perwakilan mahasiswa, pengguna, dan mitra. Program studi menetapkan indikator capaian kinerja yang mengacu pada visi, misi, dan tujuan PS PBSI. Indikator ini meliputi aspek akademik dan tata kelola.
Hasil analisis disusun dalam bentuk laporan evaluasi capaian kinerja yang mencakup kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan (SWOT). Laporan evaluasi dibahas dalam rapat internal program studi yang melibatkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Berdasarkan rekomendasi hasil evaluasi, program studi menyusun rencana tindak lanjut untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang.
- Pihak-Pihak yang Terlibat
Pelaksanaan evaluasi capaian kinerja PS PBSI melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam menilai, merefleksikan, dan meningkatkan kualitas program studi secara keseluruhan. Proses ini dilakukan secara sistematis untuk memastikan bahwa capaian kinerja PS sesuai dengan visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan.
Pihak-pihak yang terlibat ialah seluruh tim manajemen program studi, dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan, Gugus Penjamin Mutu (GPM), dan pemangku kepentingan eksternal.
- hasil evaluasi capaian kinerja: keberhasilan dan ketidakberhasilan, dan (3) tindak lanjut.
| No | Aspek yang Dievaluasi | Hasil Evaluasi | Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|
| 1 | VMTS | Capaian pemahaman DTPS, mahasiswa, dan stakeholder PS PBSI telah mencapai 85% | Meningkatkan sosialisasi VMTS pada media-media sosial PS dan UPPS |
| 2 | Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama | Hasil evaluasi tata pamong, tata kelola, dan kerja sama menunjukkan struktur organisasi yang transparan, manajemen mutu yang efisien, serta kemitraan strategis yang mendukung akreditasi unggul dan daya saing PS PBSI | Meningkatkan transparansi tata pamong, efisiensi tata kelola, dan memperluas kerja sama strategis untuk mendukung keberlanjutan akreditasi unggul PS PBSI. |
| 3 | Mahasiswa | Animo calon mahasiswa pada UPPS meningkat dari tahun ke tahunPrestasi mahasiswa tingkat internasional sudah adaTerdapat mahasiswa yang lolos hibah yang didanai oleh kementerianKeterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan publikasi dosen | Meningkatkan promosi pada media sosialMenambah kerjasama InternasionalMeningkatkan pelatihan penulisan proposal dan artikel ilmiahMewajibkan luaran berupa artikel ilmiah pada setiap mata kuliah dan dipublikasikan baik pada jurnal nasional ber-ISSN maupun terakreditasi |
| 4 | Sumber Daya Manusia | DTPS yang memiliki sertifikat kompetensi nasional telah mencapai 90%, dan masih terdapat 1 DTPS yang belum memiliki sertifikasi kompetensi.Kompetensi tendik sesuai dengan keahliannya dan ditunjang dengan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi | Mendampingi dan mengirim DTPS untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi nasional dan internasional.Mendukung tendik untuk studi lanjut |
| 5 | Keuangan, Sarana, dan Prasarana | Ketersediaan dana untuk penelitian dan pengabdian internal telah mencukupi untuk pelaksanaan penelitian dan pengabdianKetersediaan sarana dan prasarana pendidikan telah mendukung terlaksananya pembelajaran dengan nyaman, inklusif, dan inovatif | Mendorong DTPS untuk mengikuti hibah nasional dan internasionalMelakukan evaluasi kebutuhan, perencanaan strategis, pengadaan fasilitas, pelatihan pengguna, pemeliharaan rutin, kolaborasi pendanaan, dan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan dan dampaknya. |
| 6 | Pendidikan | Telah menggunakan kurikulum yang adaptif dan inovatif | Mengimplementasikan kurikulum OBE yang berbasis kebutuhan mitra pengguna dan keterampilan abad 21 |
| 7 | Penelitian | Adanya kebijakan penelitian yang membuat pelaksanaan penelitian telah relevan dan melibatkan mahasiswa | Meningkatkan motivasi dan minat DTPS untuk perolehan hibah eksternal dan internasional |
| 8 | Pengabdian kepada Masyarakat | Adanya kebijakan pengabdian PkM yang membuat pelaksanaan pengabdian DTPS telah relevan dan melibatkan mahasiswa | Meningkatkan motivasi dan minat DTPS untuk perolehan hibah eksternal dan internasional |
| 9 | Keluaran dan Capaian Tridharma | Rata-rata IPK lulusan mahasiswa cumlaude dan tepat waktuMahasiswa telah memperoleh prestasi tingkat nasional dan internasional dalam bidang akademikKarya ilmiah DTPS telah terintegrasi dalam mata kuliah dan disitasi oleh mahasiswa | Meningkatkan kompetensi mahasiswa bidang non akademik tingkat nasional dan internasionalKerja sama dengan lembaga dan DUDI tingkat nasional dan internasionalMemberikan pelatihan penulisan karya ilmiah menggunakan manajemen sitasi |
Permasalahan dan Pemecahan Praktis
Tabel Permasalahan dan Pemecahan Praktis
| No. | Permasalahan | Pemecahan Praktis |
| (1) | (2) | (3) |
| 1 | Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama | |
| Belum ada pimpinan UPPS yang menjabat di organisasi Tingkat Internasional | Menjalin Kerjasama internasional, dan memperluas Kerjasama internasional di negara ASEAN | |
| 2 | Mahasiswa | |
| Letak geografis Lamongan yang dekat dengan Surabaya sehingga daerah sebaran calon mahasiswa selama 3 tahun terakhir tetap sama Jawa (Jawa Timur; Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Jakarta), dan Sumatera (Palembang), Thailand, Malaysia. | Pelaksanaan sosialisasi dengan dua moda:offline langsung ke sekolah-sekolah dan wilayah terpencil melalui strategi jemput bola dan juga memaksimalkanOnline melalui berbagai media sosial seperti Instagram UNISDA, Instagram FKIP, dan media seperti Dinas Kominfo Jawa Timur, Lamongan Megilan, NU Online, dan Jurnal TV9. 2) Optimalisasi kerja sama ormas dengan NU dalam dan luar negeri dan lembaga pendidikan di bawah naungannya untuk memperluas jangkauan calon mahasiswa reguler maupun internasional | |
| Persaingan dengan Prodi PBSI di Universitas Negeri dan Swasta di Jawa Timur | ||
| 3 | Sumber Daya Manusia | |
| Masih perlunya dukungan dalam pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan di tingkat internasional | Memfasilitasi pengembangan kompetensi dosen dan tendik di tingkat internasional dengan mengikuti program pengembangan kompetensi sesuai kualifikasi bidang masing-masing | |
| Perlunya peningkatan kuantitas dosen dengan Jabatan Fungsional Lektor Kepala dan Profesor | Pembentukan Tim pendampingan proses promosi Jabatan Fungsional Lektor ke Lektor Kepala dan Profesor | |
| 4 | Keuangan, Sarana dan Prasarana | |
| Perlunya meningkatkan pemerolehan dana pembiayaan luar negeri | Peningkatan Kerja sama internasional di semua bidang Tridharma Perguruan Tinggi | |
| Perlunya peremajaan prasarana dan sarana pendidikan seperti penambahan daya wifi untuk setiap gedung agar pemanfaatannya maksimal | Sarana dan prasarana pendidikan seperti fasilitas kelas, dan daya wifi gedung telah diupgrade | |
| 5 | Pendidikan | |
| Perubahan pembelajaran luring ke daring | Inventarisasi LMS Unisda pada Sistem Informasi Pembelajaran Unisda (SINAU) | |
| Perlunya adaptasi kurikulum baru berbasis Outcome Based Education (OBE) | Pelatihan dan lokakarya pemutakhiran kurikulum berbasis OBE di tahun 2024 | |
| 6 | Penelitian | |
| Kurangnya Kolaborasi Internasional bidang Penelitian | Tindak lanjut MoU dengan melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) internasional bidang penelitian dengan Sombunsatschool Thailand, dan Bankiat School Thailand | |
| Hibah Penelitian Eksternal yang sangat kompetitif | Pelaksanaan Coaching Clinic Proposal Hibah Penelitian Kemendikbudristekdikti | |
C.3 Program Pengembangan
| No. | Aspek | Program Pengembangan |
|---|---|---|
| (1) | (2) | (3) |
| 1 | Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama | Penataan manajemen organisasi: Menyusun struktur organisasi yang efisien dan efektif untuk mendukung penyelenggaraan PBSI yang berkualitas, serta menyelaraskan seluruh aktivitas prodi dengan standar internasional.Pelayanan yang memenuhi standar akreditasi: Meningkatkan kualitas layanan akademik, kemahasiswaan, dan administrasi untuk memenuhi standar akreditasi nasional dan internasional, serta memastikan kepuasan stakeholders.Peningkatan status akreditasi: Mengupayakan peningkatan status akreditasi prodi, baik secara nasional maupun internasional, sebagai bukti kualitas pendidikan yang ditawarkan.Pembentukan tim kerjasama: Membentuk tim kerja sama yang berfokus pada pengembangan jaringan dengan lembaga pendidikan, industri, dan komunitas internasional untuk memperkaya program studi dan meningkatkan peluang karier lulusan. |
| 3 | Mahasiswa | Meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru dan mahasiswa asing: Mengintensifkan promosi program studi baik di dalam maupun luar negeri, dengan menonjolkan keunggulan program studi, seperti kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, fasilitas pembelajaran yang memadai, dan peluang untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa.Meningkatkan prestasi mahasiswa: Mengadakan berbagai kompetisi bahasa dan sastra Indonesia, baik di tingkat lokal maupun nasional, untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris mereka. Selain itu, memberikan dukungan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti konferensi atau seminar internasional.Memberikan beasiswa: Memberikan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang berprestasi di bidang PBSI, seperti beasiswa untuk mengikuti program studi lanjut di luar negeri atau beasiswa untuk melakukan penelitian. |
| 4 | Sumber Daya Manusia | Pembinaan dosen: Menyediakan program pembinaan yang berfokus pada peningkatan kompetensi pedagogik, pengembangan kurikulum, dan penelitian di bidang PBSIKesempatan studi lanjut: Memberikan dukungan penuh bagi dosen untuk melanjutkan studi S3 atau mengambil program sertifikasi profesional yang relevan dengan bidang PBSIInformasi kenaikan pangkat: Menyediakan informasi yang transparan dan up-to-date mengenai persyaratan dan prosedur kenaikan pangkat, serta memberikan bimbingan kepada dosen dalam menyusun portofolio akademik.Peningkatan kinerja: Mengorganisir kegiatan seperti workshop, seminar, atau konferensi yang berkaitan dengan PBSI, pengembangan bahan ajar, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. |
| 5 | Keuangan, Sarana dan Prasarana | Perencanaan anggaran: Menyusun anggaran yang memadai untuk pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran yang mendukung kegiatan belajar-mengajar BSI, seperti laboratorium bahasa, perpustakaan, dan ruang diskusi.Penjaminan mutu penggunaan anggaran: Memastikan penggunaan anggaran yang efisien dan efektif untuk menghasilkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.Penggalian dana: Mencari sumber pendanaan tambahan, seperti hibah atau kerjasama dengan lembaga lain, untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana. |
| 6 | Pendidikan | Penjaminan mutu pendidikan: Menjamin kualitas proses PBSI melalui evaluasi yang berkelanjutan, akreditasi program studi, dan pengembangan standar kompetensi lulusan.Penyusunan perangkat pembelajaran: Mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif, relevan dengan kebutuhan pasar kerja, dan sesuai dengan kerangka kurikulum nasional dan internasional.Pemenuhan bahan ajar: Menyediakan bahan ajar yang beragam, baik dalam bentuk cetak maupun digital, untuk mendukung berbagai gaya belajar mahasiswa.Pengadaan media pembelajaran: Melengkapi fasilitas pembelajaran dengan media yang interaktif dan menarik, seperti laboratorium bahasa, perpustakaan digital, dan software pembelajaran bahasa. |
| 7 | Penelitian | Penjaminan mutu penelitian: Menjamin kualitas penelitian di bidang PBSI melalui tinjauan sejawat (peer review), pengembangan etika penelitian, dan penerapan standar internasional dalam penulisan karya ilmiah.Peningkatan kemampuan dosen: Menyediakan pelatihan dan workshop bagi dosen untuk meningkatkan kemampuan dalam merancang penelitian, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menulis karya ilmiah dalam PBSI.Penerbitan hasil penelitian: Mendukung dosen untuk mempublikasikan hasil penelitian di jurnal internasional bereputasi dan konferensi ilmiah. |
| 8 | Pengabdian kepada Masyarakat | Penjaminan mutu pengabdian kepada masyarakat: Memastikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan memiliki dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat: Melaksanakan program-program pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, seperti pelatihan penulisan teks dan wicara publik untuk guru, siswa, atau masyarakat umum. |
| 9 | Keluaran dan Capaian Tridharma | Meningkatkan jumlah koleksi jurnal nasional terakreditasi: Mendorong dosen untuk mempublikasikan hasil penelitian di jurnal-jurnal nasional terakreditasi yang relevan dengan bidang PBSI.Meningkatkan jumlah koleksi jurnal internasional bereputasi: Mendukung dosen untuk mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi tinggi, seperti jurnal yang terindeks Scopus atau Web of Science.Meningkatkan jumlah luaran pengabdian berupa HAKI/buku/book chapter: Memfasilitasi dosen untuk mempublikasikan buku ajar, modul pelatihan, atau materi pembelajaran lainnya yang dapat dipatenkan atau dipublikasikan dalam bentuk buku atau bab dalam buku. |