Lamongan, 11 Januari 2021, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP mengikuti kegiatan akademik bertajuk Manajemen Produksi yang menghadirkan praktisi komunikasi, Rena Fitria Paraswati, S.I.Kom. Acara ini dilaksanakan di gedung FKIP dan dihadiri oleh mahasiswa PBSI dengan penuh antusias.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya program studi untuk memperluas wawasan mahasiswa, khususnya dalam bidang manajemen produksi yang relevan dengan keterampilan komunikasi, penyusunan program, serta pengelolaan kegiatan seni dan budaya. Rena Fitria Paraswati, S.I.Kom. dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya manajemen produksi tidak hanya di dunia penyiaran dan komunikasi, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai aspek, termasuk kegiatan akademik, organisasi, maupun pengelolaan karya sastra.
Menurutnya, sebuah produksi yang baik—baik itu pertunjukan seni, program acara, maupun kegiatan akademik—memerlukan perencanaan matang, koordinasi yang solid, serta kreativitas tim. “Manajemen produksi mengajarkan kita bagaimana mengatur ide menjadi realitas. Mulai dari perencanaan, persiapan teknis, hingga pelaksanaan, semua membutuhkan keterampilan manajerial dan komunikasi yang baik,” jelas Rena Fitria.
Mahasiswa PBSI tampak aktif mengikuti kegiatan dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar peran manajemen produksi dalam dunia sastra dan pembelajaran bahasa. Diskusi berlangsung hangat, memperlihatkan ketertarikan mahasiswa untuk memahami bagaimana teori manajemen produksi bisa diimplementasikan dalam praktik kependidikan maupun karya sastra.
Selain memberikan pengetahuan teoretis, kegiatan ini juga menekankan pada keterampilan praktis. Mahasiswa diajak untuk memahami simulasi penyusunan konsep produksi sederhana, mulai dari penentuan tema, pembagian tugas, hingga strategi promosi. Hal ini diharapkan dapat menambah bekal mahasiswa ketika terjun di dunia kerja maupun ketika mengembangkan kegiatan akademik dan ekstrakurikuler di kampus.
Melalui kegiatan ini, PBSI FKIP berkomitmen tidak hanya memperkaya wawasan literasi dan bahasa, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan manajerial yang bermanfaat. Harapannya, mahasiswa PBSI mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga adaptif terhadap tantangan era digital dan kebutuhan dunia kerja yang dinamis.