HMJ PBSI Gelar Lomba Sastra Daring untuk Pelajar di Masa Pandemi

Lamongan, 21 Maret 2021, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP menyelenggarakan lomba berbasis daring yang terdiri dari tiga cabang, yakni lomba cipta puisi, lomba cerpen, dan lomba baca puisi. Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk mengembangkan sekaligus mengasah minat dan bakat pelajar di bidang sastra, serta menjadi wadah kegiatan positif di tengah situasi pandemi Covid-19.

Lomba ini dirancang secara online agar dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah tanpa harus berkumpul secara fisik, sejalan dengan upaya mendukung gerakan stay at home demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Peserta terdiri dari kalangan siswa SMA/sederajat, yang mengirimkan karya tulis maupun rekaman video pembacaan puisi melalui media digital.

Sebagai bentuk apresiasi atas karya-karya yang masuk, panitia menghadirkan Heri Lamongan, seorang sastrawan sekaligus tokoh literasi, sebagai dewan juri utama. Beliau menilai karya-karya peserta dari aspek kreativitas, orisinalitas, kedalaman makna, serta teknik penyampaian. Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan menunjukkan semangat luar biasa dari generasi muda untuk terus berkarya, meskipun berada dalam situasi yang penuh keterbatasan.

“Pandemi tidak boleh menghentikan langkah kreatif. Justru dalam keterbatasan inilah lahir karya-karya yang lebih jujur dan menyentuh,” ujar Heri Lamongan dalam sambutannya.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta maupun masyarakat umum. Antusiasme tampak dari banyaknya karya yang masuk, baik berupa puisi, cerpen, maupun penampilan baca puisi. Hal ini menunjukkan bahwa semangat literasi dan apresiasi sastra tetap hidup di kalangan pelajar dan mahasiswa meskipun aktivitas tatap muka di sekolah maupun kampus dibatasi.

Melalui lomba ini, HMJ PBSI berupaya memberi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, menjaga semangat literasi, dan tetap produktif di masa pandemi. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kreativitas tidak mengenal batas ruang dan waktu, serta dapat terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *