
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN 3T) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan transformasi minyak bekas menjadi lilin aromaterapi di Desa Laccaran. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah dari limbah rumah tangga yang sering terbuang percuma.
Dalam pelatihan ini, mahasiswa KKN 3T memperkenalkan cara sederhana dan ramah lingkungan untuk mengolah minyak jelantah menjadi produk kreatif berupa lilin aromaterapi. Lilin yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat sebagai pengharum ruangan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari warga. Mereka mengikuti setiap tahapan pembuatan dengan penuh semangat, mulai dari penyaringan minyak bekas, pencampuran bahan, hingga proses pencetakan lilin. “Kami senang sekali bisa belajar membuat lilin dari minyak bekas. Selain bermanfaat untuk rumah, bisa juga dijual untuk menambah penghasilan,” ungkap salah satu peserta pelatihan.
Koordinator mahasiswa KKN 3T menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendukung konsep keberlanjutan dan kemandirian ekonomi masyarakat. “Dengan pelatihan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya kreatif dalam mengelola limbah, tetapi juga mampu melihat peluang usaha baru yang bernilai ekonomis,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 3T berhasil menghadirkan inovasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat kewirausahaan masyarakat Desa Laccaran menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

